Tampilkan postingan dengan label BERITA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BERITA. Tampilkan semua postingan

Rabu, 27 Juli 2016

H. Sarjani Abdullah, Tinjau Masyarakat sebagai bentuk Tanggung Jawab pada akhir-akhir Kepemimpinannya


INDRAJAYA - Kondisi keluarga miskin di Aceh umumnya dan di Kabupaten Pidie khususnya tidak lepas dari konflik berkepanjangan dan musibah besar Tsunami, serta minimnya SDM yang dimiliki oleh masyarakat sehingga sulit bergerak dalam peningkatan ekonomi. Akan tetapi paska perdamaian pemerintah kabupaten pidie priode kepemimpinan H. Sarjani Abdullah dan M. Iriawan, SE, mampu mengenjot persentase kemiskinan, walau tidak spenuhnya sebagaimana yang diharapkan, dan tetap akan melakukan upaya-upaya untuk meminimalisir kemiskinan di Kabupaten Pidie.

Menjelang berakhirnya Kepemimpinan H. Sarjani Abdullah dan M. Iriawan, SE. Sebagai bentuk tanggung jawab dan kecintaannya pada rakyat, beliau melakukan kunjungan-kunjungan atau blususkan ke beberapa kampung untuk mengetahui kondisi masyarakat.

H. Sarjani Abdullah yang sering di sapa Abu Sarjani pada hari senin, 25 Juli 2016  melakukan kunjungan ke Gampong Tengoh Suwiek, Kecamatan Indra Jaya, Kabupaten Pidie ke rumah Lisdiani Samin (42) salah satu warga miskin yang memiliki empat orang anak, sedangkan suaminya sudah lama tidak pulang ke rumah, Lisdiani memiliki empat orang anak yaitu Riska (22), Mutia (17), Yeni (12) dan Aditya (6), yang masih menimba ilmu pendidikan.

Rasa haru bercampur bahagia terpancar dari raut wajahnya saat Bupati Pidie H. Sarjani Abdullah menyambangi rumahnya. Saat sampainya Bupati Pidie H. Sarjani Abdullah ke kediaman atau rumah milik Lisdiani, Bupati Sarjani terpancar kesedihan dari raut mukanya dilihatnya rumah kayu yang telah tua dan bolong atapnya yang sudah hancur dengan spontan beliau berkata pada timnya “Rumah ini tak layak lagi dihuni”.

Melihat kedatangan orang nomor satu di Pidie ini Lisdiani seolah bagaikan dalam mimpi, dalam panjang lebar pembicaraan lisdiani menuturkan bahwa "Kami sangat mengharapkan dibangun rumah baru, karena kalau malam hujan turun kami harus menginap di rumah tetangga karena bocor masuk air hujan," sambil mengusap kedua wajahnya.

Dalam kunjungan itu, Bupati Pidie juga memberikan bantuan kepada Lisdiani sembako, jilbab, sajadah, dan uang tunai. "Ibu jangan lupa shalat jika nanti sudah dibangun rumah," ujar Bupati Pidie, H Sarjani Abdullah.


Bupati Pidie H Sarjani Abdullah, akan terus menerus melakukan blusukan, untuk melihat langsung kondisi masyarakatnya, hal ini sebagai bentuk tanggung jawab pada akhir-akhir kepemimpinannya.*JB*

Kamis, 14 Juli 2016

Pemerintah Kab. Pidie Lantik Sejumlah Pejabat Eselon II, III dan IV

Pidie- Pemerintah Kabupaten Pidie kembali melakukan perombahakan terhadap sejumlah pejabat. Mutasi pejabat dilingkungan Pemerintah Kabupaten Pidie yang digelar di Op-room Kantor Bupati Pidie, Rabu 29 Juni 2016, pukul 11.00 wib. Pengangkatan sumpah jabatan dan pelantikan dilakukan oleh Wakil Bupati Pidie, M.Iriawan, SE yang disaksikan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah atau sering disingkat dengan FORKOPIMDA dan puluhan pegawai Negeri Sipil di jajaran Pemkab Pidie.

 

Mutasi  merupakan dinamika organisasi, sarana penyegaran, dan menjadi kebutuhan dalam suatu organisasi, juga terkait dengan kompetensi teknis seseorang, agar tugas dan fungsi organisasi dapat berjalan dengan baik sehingga dapat menciptakan Pemerintahan yang Good Governence, maka dalam menempati jabatan apapun, yang harus dipahami adalah suatu kesempatan untuk melakukan lompatan kinerja melalui inovasi guna pengabdian yang lebih baik, kepada Pemerintah, khususnya Pemerintahan Kabupaten Pidie.

 

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan berdasarkan surat keputusan Bupati Pidie bernomor Peg.800/186 Tahun 2016. Tentang pengangkatan pejabat struktural dilingkungan pemerintahan kabupaten pidie. Bupati Pidie H. Sarjani Abdullah, melakukan perombakan kabinet kerja di jajaran pemerintahannya. Puluhan pejabat Eselon IV, III dan beberapa pejabat Esolon II.

 

Pengambilan dilakukan oleh Wakil Bupati Pidie dan dalam kesempatan itu Wakil Bupati H. M.Iriawan mengatakan, pengambilan sumpah jabatan yang dilaksanakan pada hari ini untuk melakukan promosi dan rotasi bagi pejabat struktural di pemkab pidie serta mengucapkan selamat kepada pejabat dan pelaksana yang dimutasi ke tempat tugas baru. Ia berharap pejabat dan pegawai yang dimutasi tetap bekerja dengan disiplin dan bersemangat agar dapat berkontribusi maksimal kepada organisasi khususnya dan pelayanan di kabupaten Pidie secara Umum.

 

Dalam menyukseskan segala program, diperlukan kesungguhan itikad baik, kerja keras, kerja cerdas, serta kerja ikhlas dengan semangat harmoni dalam gerak dan langkah. Tingkatkan terus pelayanan publik dengan sebaik-baiknya tanpa pungli dan diskriminasi, tetap berintegritas dengan hasil yang berkualitas, tumbuhkan kepercayaan masyarakat agar tercipta apresiasi positif serta tulus dan bukan basa basi, ujar Iriawan Ia juga berharap para pejabat yang baru agar selalu  mampu meujudkan penyelenggara pemerintah yang efektif dan efisian dan bermartabat sehingga melahirkan pelayanan yang baik dan Good Governance.*JB*


Sabtu, 02 Juli 2016

Maju Lagi, Sarjani Gandeng Iriawan


SIGLI - Bupati Pidie, H Sarjani Abdullah, menyatakan akan kembali maju sebagai bakal calon bupati pada Pilkada 2017 mendatang. Untuk bakal calon wakil, ia juga akan tetap menggandeng wakilnya saat ini, M Iriawan SE.

Pernyataan tersebut awalnya disampaikan Sarjani dalam pidatonya saat membuka Sosialisasi Peraturan Bupati Pidie Tentang Pelaksanan Undang-Undang Desa di GOR Alun-Alun Sigli, Selasa (1/3). Hal yang sama juga ia sampaikan saat dicegat wartawan seusai acara.

“Saya dengan Pak Iriawan pasangan yang tidak bisa dipisahkan, kecuali Allah SWT berkehendak lain. Makanya kami akan maju kembali satu paket sebagai cabup dan cawabup Pidie pada Pilkada 2017,” kata Sarjani Abdullah kepada wartawan di halaman depan GOR Alun-Alun Sigli.


Keputusan ini bukan berasal dari dirinya seorang, tetapi hasil kesepakatan dengan Iriawan. Ia masih ingin membangun Kabupaten Pidie mengingat masih banyak pekerjaan yang belum sempat diselesaikan di masa-masa berakhirnya masa jabatan mereka berdua.


“Kami berdua tidak ada masalah untuk maju. Alhamdulillah kami akan melanjutkan Pemerintahan Pidie sesuai yang telah kami sepakati. Kalau kami berdua tidak bisa dipisahkan,” kata Sarjani mengulang kembali pernyataanya saat ditanya mengenai alasan meminang M Iriawan sebagai cawabup.


Ditanya tentang jadwal deklarasi, Sarjani menilai bahwa masih terlalu awal untuk melakukan deklarasi sebagai cabup dan cawabup. “Kita hanya menunggu waktu yang tepat untuk melakukan deklarasi. Insya Allah kita akan pilih waktu yang tepat,” ujar Sarjani.


Saat ini, dia mengaku masih membangun komunikasi politik dengan partai lain. Salah satu partai juga sudah memastikan dukungan terhadap dirinya, namun Sarjani enggan menyebut nama partai tersebut.

“Saya tidak bisa menyebutkan partai tersebut. Informasi yang saya terima, dari partai lain belum ada nama calon bupati yang maju. Tapi itu untuk saat ini ya! Kedepan saya tidak mengetahuinya,” tambah Ketua DPW Partai Aceh (PA) Pidie ini. 


Seperti diketahui, Sarjani Abdullah dan M Iriawan merupakan Bupati dan Wakil Bupati Pidie incumbent. Mereka terpilih pilkada 2012 lalu dengan nomor urut lima dari delapan pasangan cabup dan cawabup yang bertarung saat itu.